Photobucket

About Me

Foto Saya
Panorama NTB
Lihat profil lengkapku

DAYA TARIK NEGERIKU

DAFTAR PESONA WISATA 2 PULAU NEGERIKU




Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

"If you fill your heart with regrets of yesterday and the worries of tomorrow, you have no today to be thankful for"
Sabtu, 17 September 2011
















Senin, 22 Agustus 2011
NTB3
Nusa Tenggara Barat yang terdiri dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, memiliki luas wilayah 20.153,15 km2.Terletak antara 115° 46' - 119° 5' Bujur Timur dan 8° 10' - 9 °g 5' Lintang Selatan. Selong merupakan kota yang mempunyai ketinggian paling tinggi, yaitu 148 m dari permukaan laut sementara Raba terendah dengan 13 m dari permukaan laut. Dari tujuh gunung yang ada di Pulau Lombok, Gunung Rinjani merupakan tertinggi dengan ketinggian 3.775 m, sedangkan Gunung Tambora merupakan gunung tertinggi di Sumbawa dengan ketinggian 2.851 m.
Pemandangan alamnya yang indah, pantainya bersih, ombaknya besar, tenang, dan eksotis,sera penduduknya yang ramah dan bersahabat menjadi pulau Lombok dan pulau Sumbawa mendapatkan julukan pulau Bali kedua, maka tidak heran jika daerah ini pun menjadi pilihan tujuan wisatawan lokal dan para pelancong mancanegara yang mengibaratkan pulau ini adalah surga dunia untuk tempat berwisata.
Kelebihan Lombok dan Sumbawa bukan hanya dari potensi kekayaan alamanya saja, tapi juga sarana transportasi untuk menuju ke sana relatif mudah, murah, dan banyak alternatif

Informasi Lebih Lengkap Hubungi Link – Link ini Yang menjadi sumber Sebagian besar Artikel di Blog ini :

lombok timurlombok barat  dompu kota mataram lombok tengah lombok utarabima ntb sumbawa news1  pariwisataUntitled
Dalam buku yang berjudul "Gumi Sasak Dalam Sejarah" ini menceritakan sejarah lengkap tentang Perkembangan Peradaban Suku Sasak di Lombok dari masa prasejarah sampai ke masa kemerdekaan. Untuk lebih lengkapnya silahkan bukunya dibaca sendiri, semoga bermamfaat untuk kita semua.
clip_image006
·  Tari Gendang Beleq
clip_image007
Tarian ini merupakan tarian khas masyarakat Lombok. Tari Gendang Baleq. Tari Gendang Beleq adalah salah satu tarian dari Lombok, dinamakan demikian karena memakai gendang yang sangat besar.
Pada zaman dahulu tarian ini dipertunjukan untuk mengiringi atau menyambut tentara yang pergi atau pulang dari medan perang.
Tarian ini sering dipakai untuk menyambut tamu-tamu penting sebagai suatu seni, pertunjukan tarian ini juga disebut “Tari Oncer”

· Barapan Kebo
Aktivitas khas masyarakat Sumbawa, NTB.
clip_image008Shaman atau juri membacakan jampi-jampi agar kerbau peserta lombatakut mencapai Saka. Jika Saka dilewati oleh peserta barapan kebo, maka Shaman atau juri akan menetapkan bahwa dialah pemenangnya.
Barapan Kebo. Foto: Khairul Anwar/Kompas.com
· · Upacara U’a Pua
clip_image009
Upacara U’a Pua merupakan sebuah tradisi masyarakat Lombok yang dipengaruhi oleh ajaran Islam. Upacara U’a Pua dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang juga dirangkai dengan penampilan atraksi Seni Budaya masyarakat Suku Mbojo (Bima) yang berlangsung selama 7 hari.Prosesi U’a Pua diawali dengan Pawai dari Istana Bima yang diikuti oleh semua Laskar Kesultanan, Keluarga Istana, Group Kesenian Tradisional Bima dengan dua Penari Lenggo yang dilengkapi dengan Upacara Ua Pua. Foto: wisatamelayu.com Kelompok Penunggang Kuda (Jara Sara’u).
clip_image010
Upacara Ua Pua. Foto: wisatamelayu.com
Selama proses pawai berlangsung Group Kesenian terus memainkan Genda Mbojo, Silu dan Genda Lenggo. Ketika memasuki Istana, Penunggang Kuda menari dengan suka ria (Jara Sara’u), Sere, Soka dan lain-lain sampai Ketua Rombongan bertemu dengan Sultan yang diiringi dengan Penari Lenggo. Pada sa’at itu diserahkan ”Sere Pua” dan Al-Qur’an kepada Sultan.
· Upacara Perang Topat
Upacara Perang Topat adalah salah satu upacara yang dilakukan oleh orang Sasak.
clip_image011
Upacara Perang Topat
Perang Topat adalah upacara ritual sebagai perwujudan rasa terima kasih kepada tuhan atas kemakmuran berupa tanah yang subur, banyak hujan.
Upacara Perang Topat ditampilkan di Taman Lingsar oleh Masyarakat Hindu, Masyarakat Sasak dengan saling melemparkan Topat (Ketupat).
Upacara ini berlangsung setelah selesai “Pedande” memuja yaitu selama periode “Rokok Kembang Waru” sekitar pukul 17.30. Perang Topat dilaksanakan setiap tahun pada saat purnama ke 6 menurut Kalender Sasak atau sekitar Bulan Nopember –Desember.
Minggu, 21 Agustus 2011
Untuk kenyaman dalam menikmati keindahan panorama alam dan obyek wisata lainnya di pulau Lombok dan Sumbawa maka perlu tentunya anda harus tahu tentang biro perjalanan wisata dan tempat - tempat penginapan / hotel di NTB.
Berikut ini adalah daftar sebagian hotel yang ada di Pulau Lombok, dan Pulau Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) lengkap dengan alamat dan nomor telepon yang dapat anda hubungi :
Menurut informasi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi NTB Drs. LALU GITA ARIADI, M.Si, yang terkait tentang Jadwal dan tempat pementasan budaya dan atraksi wisata yang diselenggarakan selama tahun 2011 di seluruh wilayah NTB ini adalah bertujuan untuk memberikan informasi kepada wisatawan baik domestik maupun mancanegara mengenai budaya dan wisata yang ada di NTB demi untuk mensukseskan tahun kunjungan Visit Lombok Sumbawa 2012. 

Mari kita membantu Pemerintah untuk bisa mensukseskan tahun kunjungan wisata Visit Lombok Sumbawa 2012 dengan ikut menyebarluaskan informasi tentang calender events wisata NTB seperti di bawah ini :
clip_image001
Pada cerita pertama 1

Seorang remaja umur 22 tahun (Ryan) yang baru pulang dari Jakarta, yang   ketika masih kecil dibawa oleh pamanya ke Jakarta. Karena krisis global pamanya  bangkrut yang pada akhirnya dia  di suruh pulang oleh Pamanya ke Lombok., Setelah segala suatu beres ia pun berangkat.
Saat bertemu  pertama kali dengan orang tuanya terjadi benturan kebudayaan/peradaban  antar dua generasi, orang tua yang masih memegang prinsip adat istiadat leluhurnya (budaya timur) sementara sang anak yang dibesarkan di Jakarta yang pernah mendapatkan pergaulan kota besar dan hidup ala metropolitan.
Benturan peradaban ini tak dapat dihindari dan menjadi konflik diantara keduanya.

Pada suatu hari Sang Bapak ingin pulang ke Kampung halamanya disebuah desa terpencil di Lombok bagian timur selatan jauh dan harus ditemani oleh anaknya yang baru datang dari Jakarta.